STUPA SUMBERAWAN

Stupa Sumberawan terletak di Desa Toyomerto Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
terletak kira-kira 6 km di sebelah timur laut Singosari, masyarakat sekitar seringkali menyebutkanya Candi Sumber Awan karena terletak di dekat telaga yang sangat bening airnya.

Stupa Sumberawan telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi berdasarkan SK No. 188/ 783 /KPTS/013/2016. Struktur objek berupa sebuah stupa sebagai karakteristik bangunan bercorak agama Budha, bebahan batu andesit dengan ukuran panjang 6,25 m, lebar 5,25 m, dan tinggi 5,23 m. Beberapa peneliti memperkirakan bahwa Stupa Sumberawan adalah bangunan yang disinggung dalam kitab Nagarakrtagama sebagai Kasurangganan atau Taman Surga Nimfa yaitu tempat peristirahatan yang dipilih oleh Raja Hayam Wuruk dari Majapahit sewaktu dia mengadakan perjalanan mengelilingi kerajaannya pada tahun 1359 M. Sehubungan dengan hal tersebut Stupa Sumberawan diperkirakan dibangun pada abad ke-14.
Stupa Sumberawan ini merupakan stupa be┼čar yang dibangun pada kaki bukit Gunung Arjuna ‘dekat dengan suatu kolam irigasi, berupa situs stupa yang dilengkapi dengan batur berbentuk segi empat dengan lapik berbentuk segi delapan dan landasan berbentuk bunga lotus (teratai merah), tidak dilengkapi dengan bilik dan tidak mempunyai tangga, tidak ada hiasan maupun relief pada bangunan ini. Dari data arkeologi serta fragmen batu yang ada di sekitar candi diperkirakan bahwa puncak stupa Sumberawan tidak dilengkapi dengan chattra (payung sebagai simbol kesucian).
Stupa melambangkan nirbana (kebebasan) yang merupakan dasar utama dari seluruh rasa dharma yang diajarkan oleh Guru Agung Buddha Gautama dan menjadi tujuan setiap umat Budha. Pada umumnya stupa terdiri atas 5 (lima) bagian, yaitu prasadha, anda, harmika, yasti, dan cattra. Prasadha melambangkan dunia bawah, tempat manusia yang masih dikuasai hawa nafsu, anda merupakan badan stupa, harmika sebagai tempat kedudukan yasti yang menghubungkan dunia bawah dan atas, dan Cattra melambangkan langit atau nirvana, tempat para dewa bersemayam. Stupa Sumberawan memiliki ciri khas tersendiri yaitu disusun di atas batur bertingkat, tidak memiliki tangga, dan ruangan serta hiasan, berada di antara 2 (dua) telaga.

LOKASI

Beranda
Lokasi
Jenis
Statistik
Cari